Bisnis Rumah Tangga

Mencoba membangun bisnis dari rumah dengan status sebagai ibu rumah tangga sering dirasa sesuatu yang berat bahkan mustahil untuk dilakukan. Ada banyak faktor yang pada akhirnya membuat persepsi tersebut semakin kuat. Salah satunya ketiadaan modal yang terlalu besar atau tidak adanya tenaga bantu untuk meringankan beban pekerjaan Anda.

Banyak yang belum menyadari bahwa asumsi semacam itu muncul karena minimnya pengetahuan akan peluang bisnis yang rendah modal. Salah satu peluang bisnis dengan modal yang tak begitu banyak adalah bisnis online menggunakan media sosial maupun website. Bisnis yang juga semakin marak diminati oleh para ibu rumah tangga ini dirasa makin menjanjikan karena dinilai lebih praktis dan efisien.

Namun, dalam prakteknya tidak sedikit juga di antara mereka yang pada akhirnya kebingungan saat mulai mengembangkan bisnis rumah tangga mereka melalui website. Lalu, bagaimana cara mengembangkan bisnis rumah tangga melalui website?

Bisnis Rumah Tangga
Bisnis Rumah Tangga

1. Pilihlah hosting untuk website bisnis

Terlalu awam dengan kata “hosting”? Untuk Anda yang masih awam, hosting pada dasarnya adalah “rumah” yang menjadi tempat menyimpan berbagai ragam file, mulai dari teks, gambar, hingga video, yang ada pada sebuah website.

Untuk skala bisnis rumah tangga, ada baiknya apabila Anda menggunakan hosting yang layak difungsikan sebagai hosting untuk keperluan bisnis. Biasanya fitur dari pilihan hosting murah tersebut sudah termasuk SSL dan backup harian yang menjamin keamanan para pelanggan dalam mengakses website Anda.

2. Gunakan desain website yang responsif

Ada beragam pilihan desain website bisa Anda dapatkan dengan mudah saat ini, mulai dari yang gratis hingga berbayar. Banyaknya pilihan jangan sampai membuat Anda bingung dalam memilih desain website yang responsif untuk kepentingan website bisnis rumah tangga Anda.

Template atau desain website yang responsif ini dirasa lebih user friendly dan berpotensi untuk berada di urutan teratas Google. Terlebih lagi jika website tersebut mudah diakses secara mobile. Kemudahan inilah yang membuat pelanggan semakin nyaman dan tertarik untuk kembali mengakses website usaha Anda.

3. Arahkan WhatsApp sebagai live chat

“WhatsApp aja deh!”

Kerap mendengar celetukan tersebut? WhatsApp adalah aplikasi chat yag paling sering digunakan oleh masyarakat Indonesia. Memang kemudahan komunikasi, seperti dengan menggunakan WhatsApp, adalah hal yang tak kalah penting untuk diprioritaskan.

Selain mampu membangun ikatan secara personal dengan pelanggan, fitur chat via WhatsApp for business pun memudahkan adanya komunikasi secara real time. Melalui fitur ini pula, Anda bisa memberikan informasi seputar lokasi usaha dan jam operasional bisnis Anda kepada para pelanggan.  

4. Sharing ilmu bisnis rumah tangga di website

Adanya website tidak hanya berfungsi untuk melakukan transaksi jual beli saja. Anda bisa memanfaatkannya untuk hal lain, seperti berbagi ilmu mengenai bisnis kepada para pelanggan atau mereka yang tertarik untuk memiliki bisnis sendiri. Terlebih lagi mengenai bisnis rumah tangga yang bisa dimulai oleh siapa saja dari mana saja.

5. Ajak pelanggan untuk follow media sosial bisnis Anda

Adakah cara yang efektif untuk memberikan update informasi seputar layanan dan produk terbaru Anda? Jawabannya, ada! Salah satu caranya adalah dengan update di media sosial seperti Instagram dan Facebook. Media sosial sebagai alat marketing dirasa efektif untuk membuat Anda selalu terhubung dengan para pelanggan.

Selain memberikan update seputar layanan dan produk bisnis rumah tangga Anda, melalui media sosial, Anda bisa lebih sering berbagi pengalaman pribadi sebagai owner kepada mereka yang meminati produk Anda.. Personal touch inilah yang bisa menguatkan ikatan bisnis Anda dengan pengguna produk Anda.

Dengan kelima cara tersebut, apakah Anda sudah mengembangkan bisnis rumah tangga Anda melalui website?

Summary
Review Date
Reviewed Item
Bisnis Rumah Tangga
Author Rating
51star1star1star1star1star
/* */
error: Content is protected !!